Arsip

Central Control Traffic

and

Information Surakarta

- CCTIS

Dishubkominfo Surakarta Memiliki 48 CCTV

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memasang 48 kamera. Selengkapnya !

Sepur kluthuk

Sepur Kluthuk Jaladara , Kereta api loko uap C 1218. kereta wisata dengan jalur sepanjang 5,6 km.

JADWAL dan PEMESANAN

Sekretariat
UPTD.PERPARKIRAN
TEKSAR
image

Teknik Sarana dan Prasarana

TERMINAL TIRTONADI
SOLO CAR FREE DAY

TIAP HARI MINGGU PUKUL 05.00 - 09.00, HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR

OPERASI GABUNGAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURAKARTA DENGAN JAJARAN KEPOLISIAN

Dinas Perhubungan (Dishub) Solo kembali menggelar operasi angkutan bersama dengan Satlantas Polresta Solo di Gladag Jl Slamet Riyadi pada Rabu (2/2). Dalam operasi tersebut, setidaknya empat bus terkena tilang lantaran melanggar aturan yang telah ada.

Kepala bidang angkutan Dishub Solo Sri Indarjo mengatakan, operasi yang digelar saat ini fokus terhadap penertiban awak Bus Mini. Penertiban tersebut akan memeriksa tentang kelengkapan surat-surat bus dan pengemudi. Dan jalur trayek serta keberlakuan ijin trayek bus.

    ”Operasi ini juga salah satu upaya penertiban Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di sepanjang jalan Slamet riyadi Solo. Berdasarkan data dishub, masih tergolong banyak awak bus yang tidak tertib seperti masa berlaku ijin trayek, perlengkapan surat pengemudi. Jadi kami galakkan operasi ini,” kata Indarjo kemarin (2/2).

Operasi Penertiban tersebut akan digelar rutin seminggu sekali. Dengan alasan, supaya lebih tertata dan tertib untuk semua awak Bus.”Masih tergolong tinggi yang melanggar dalam data kami. Jadi kami berupaya memberikan peringatan terhadap pengemudi bus dengan tilang. Karena sebelumnya bentuk sosialisasi dan arahan telah diberikan pihak kami terhadap masyarakat,” imbuhnya.
Dalam operasi kali ini, empat bus yang kedapatan melanggar terkena tilang oleh petugas. Tiga awak bus PO Nusa dan satu awak bus PO. Sriwedari yang telah melanggar. Bentuk pelanggaran yang dilakukan adalah penyimpangan jalur trayek, buku ijin sudah tidak berlaku dan tidak layak jalan.
”Mereka seharusnya tidak lewat jalur disini, tetapi lewat. Kemudian, setiap enam bulan sekali mereka harus memperpanjang ijin trayeknya,” himbau Indarjo.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Suhirman melalui Kanit Patroli AKP Muryati didampingi Wakasatlantas AKP Suwito yang mewakili Kapolresta Solo, Kombespol Nana Sudjana menyatakan, Satlantas Polresta Solo ikut serta dalam penertiban yang dilakukan dalam bentuk operasi itu. Sehingga, tidak ada suatu benturan antara bus trayek yang satu dengan yang lainnya. Dengan suatu kerjasama dengan beberapa pihak dalam penertiban KTL. Secara tidak langsung akan tercipta suatu kota Solo tertib.
”Sesuai konsep dari kota Solo sendiri yaitu Solo tertib. Maka, pelanggaran yang dilakukan sopir bus kali ini akan dikenakan sanksi. Apalagi, sebelumnya sudah sering dilakukan sosialisasi tentang penertiban di Kota Solo,” kata Muryati.

 



OPERASI GABUNGAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURAKARTA DENGAN JAJARAN KEPOLISIAN

 

Dinas Perhubungan Kota Surakarta bekerja sama dengan Dishubkominfo Jawa Tengan dan jajaran kepolisian menggelar operasi gabungan di Jl Bhayangkara rabu (26/1). dalam operasi tersebut, setidaknya tiga bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) ditindak petugas gabungan saat digelar operasi kelaikan kendaraan . Pasalnya, ketiga kendaraan tersebut dinilai tidak memenuhi aspek kelayakan operasional kendaraan.
 
Kepala Seksi Pengawasan dan Operasional Unit Pelayanan Perhubungan (UPP) Wilayah Surakarta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jateng Edi Soesanto menerangkan, dari tiga bus  tersebut, dua diantaranya terbukti melakukan penyimpangan trayek. "Sedang sisanya, terbukti surat uji kelaikan kendaraannya melampaui masa berlaku," ujarnya disela sela operasi.


 

      Terkait pelanggaran tersebut, petugas lantas menahan surat-surat kelengkapan kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) supir serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). "Kepada mereka (pengemudi-red), kami kenai tindakan hukum berupa tilang, serta akan diajukan ke persidangan tanggal 10 Februari 2010 mendatang," ujar dia.
Menurut Edi, selain mengecek perizinan kendaraan, kegiatan tersebut sengaja digelar untuk mencegah terjadinya pengabaian keselamatan penumpang, yang kemungkinan dilakukan oleh awak bus.
"Sejumlah kelengkapan kendaraan, seperti lampu, ban, rem, wiper, serta lampu sein juga menjadi fokus perhatian dalam operasi ini. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan keselamatan penumpang, terutama saat musim hujan seperti ini," terang dia.
Penertiban itu sendiri dilakukan oleh belasan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jateng, UPP Wilayah Surakarta Dishubkominfo Provinsi Jateng, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, serta aparat kepolisian. Tercatat sebanyak 31 bus AKAP dan AKDP yang melintas di Jl Bhayangkara diperiksa dalam operasi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemeriksaan Kendaraan Dishubkominfo Jateng, Sukiman, menjelaskan, pihaknya akan menggelar operasi serupa di sejumlah daerah, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, dan wilayah lain, guna mencegah terjadinya pelanggaran serupa.

Copyright © 2018 DISHUBKOMINFO KOTA SURAKARTA · All Rights Reserved