Arsip

Central Control Traffic

and

Information Surakarta

- CCTIS

Dishubkominfo Surakarta Memiliki 48 CCTV

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memasang 48 kamera. Selengkapnya !

Sepur kluthuk

Sepur Kluthuk Jaladara , Kereta api loko uap C 1218. kereta wisata dengan jalur sepanjang 5,6 km.

JADWAL dan PEMESANAN

Sekretariat
UPTD.PERPARKIRAN
TEKSAR
image

Teknik Sarana dan Prasarana

TERMINAL TIRTONADI
SOLO CAR FREE DAY

TIAP HARI MINGGU PUKUL 05.00 - 09.00, HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR

APMCHUD III

Para menteri dan delegasi konferensi The Third Asia Pasific Ministerial Conference on Housing and Urban Development berfoto bersama seusai pembukaan konferensi tingkat menteri, di The Sunan Hotel Solo

 


KONFERENSI APMCHUD — Delegasi dari 28 Negara-negara Asia Pasifik menghadiri  Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development (APMCHUD) Ke-3, di The Sunan Hotel Solo. APMCHUD merupakan forum pertemuan menteri se-Asia Pasifik di bidang pembangunan perumahan dan pengembangan perkotaan yang diprakarsai oleh UN Habitat.


28 Negara Hadir di APMCHUD III di Solo

TERKAIT:

Sebanyak 28 dari 68 delegasi yang diundang dipastikan hadir dalam kegiatan Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development (APMCHUD)" III di Kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia, yang akan berlangsung 22-24 Juni 2010.

Negara-negara peserta tersebut akan membagi pengalaman di dalam mencari jalan ke luar atas berbagai masalah dan mendorong pembangunan berkelanjutan di bidang perumahan, permukiman, serta pembangunan perkotaan.

"Konferensi negara-negara Asia pasifik dalam APMCHUD tersebut dari 28 delegasinya menyatakan hadir di antaranya, 14 Menteri Bidang Perumahan dari negara luar dan tiga Menteri Republik Indonesia," kata Menteri Negara Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa, di Solo.

Menpera selaku Ketua Panitia Nasional APMCHUD mengatakan, APMCHUD merupakan mekanisme konsultasi dan forum kerja sama regional bagi negara-negara Asia Pasifik menjadi wadah yang tepat untuk saling berbagi, baik pengalaman maupun pengetahuan oleh negara peserta.

Menurut dia, negara-negara peserta tersebut akan membagi pengalaman di dalam mencari jalan ke luar atas berbagai masalah  dan mendorong pembangunan berkelanjutan di bidang perumahan, permukiman, serta pembangunan perkotaan.

Antusias negara peserta untuk hadir dalam konferensi APMCHUD ketiga ini, kata Menpera, merupakan wujud komitmen regional dalam mengatasi masalah-masalah akibat pesatnya urbanisasi, semakin meluasnya kawasan kumuh, minimnya akses penduduk terhadap kebutuhan dasar dan pengaruhperubahan iklim yang banyak ditemui di berbagai bagian dunia.

Menurut Menpera, dari data PBB penyebutkan, pertumbuhan penduduk perkotaan dunia diproyeksi akan meningkat dua kali lipat dari 3,3 miliar pada 2007 menjadi 6,4 miliar 2050. Hal tersebut, kata Menpera, sebagian besar dari pertumbuhan akan berlangsung di negara berkembang. Diperkirakan Tahun 2020, populasi penduduk kumuh dunia akan mencapai 1,4 miliar dan satu dari dua warga daerah kumuh tinggal di kawasan Asia.

Menpera menjelaskan, penyelenggarakan APMCHUD ketiga ini, akan menghasilkan "Deklarasi Solo" yang merupakan kerja sama bagi peningkatan pemberdayaan pemangku kepentingan dalam bidang perumahan dan pembangunan perkotaan di kawasan Asia Pasifik.
"Konferensi diharapkan hasilkan Deklarasi Solo yang direkomendasikan rencana kerja antar negara kawasan Asia pasifik," katanya.

Menurut Menpera, salah satu langkah nyata adalah membangun dan mempromosikan rencana kerja, pengetahuan, dan jejaring pembelajaran di bidang perumahan  maupun pembangunan perkotaan.

Di Indonesia mempunyai beberapa program unggulan yang dapat dibagi kepada negera-negara peserta, seperti Kampung Improvement Program (KIP), Program Nasional pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, dan kiat-kiat sejumlah relokasi pedagang kali lima di Solo.

Konferensi APMCHUD, menghadirkan para pembicara dari Negara Jerman, India, Korea Selatan, dan Thailand.


Kunjungan Peserta APMCHUD ke 5 Kelurahan

Rabu (23/6), Lima lokasi Kelurahan dikunjungi para peserta APMCHUD yang terdiri dari 63 negara se-Asia Pasifik yang dibagi dalam lima working group,” untuk membahas lima tema. Masing-masing grup itu akan disuguhi kondisi lapangan dari permasalahan yang mereka bahas di sejumlah lokasi di Kota Solo.

 

Lima lokasi yang akan dikunjungi adalah pembangunan rumah tak layak huni (RTLH) di Kelurahan Kratonan, Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Kelurahan Serengan, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi, kawasan relokasi warga bantaran di Solo Elok, urban forest (hutan kota) di Pucangsawit, serta Pasar Klithikan Notoharjo.

 

 

Working group dalam APMCHUD:

1. Community Partisipation in Planning and Governance (Partisipasi Masyarakat dalam

    Perencanaan dan Pemerintahan)

2. Participatory Urban Slum Upgrading (Peran Serta dalam Perbaikan Permukiman Kumuh

    Perkotaan)

3. Delivery of MDGs for Water and Sanitation (Pemenuhan MDGs untuk Air Bersih dan Sanitasi)

4. Financing Sustainable Housing and Urban Development (Pembiayaan Pengembangan

    perumahan dan Perkotaan yang Berkelanjutan)

5. The Role of Communities in Addressing Climate Change (Peran Masyarakat dalam

    Menanggapi Perubahan Iklim)

Copyright © 2018 DISHUBKOMINFO KOTA SURAKARTA · All Rights Reserved