Arsip

Central Control Traffic

and

Information Surakarta

- CCTIS

Dishubkominfo Surakarta Memiliki 48 CCTV

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memasang 48 kamera. Selengkapnya !

Sepur kluthuk

Sepur Kluthuk Jaladara , Kereta api loko uap C 1218. kereta wisata dengan jalur sepanjang 5,6 km.

JADWAL dan PEMESANAN

Sekretariat
UPTD.PERPARKIRAN
TEKSAR
image

Teknik Sarana dan Prasarana

TERMINAL TIRTONADI
SOLO CAR FREE DAY

TIAP HARI MINGGU PUKUL 05.00 - 09.00, HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR

Buat anda yang berkunjung di kota Solo, jangan lewatkan juga berkunjung di Ngarsopuro ini. Baik di malam hari (Sabtu-Minggu) ataupun malam-malam biasanya. Kalau malam hari (Sabtu-Minggu) ada night marketnya.

Ngarsopuro merupakan suatu kawasan di depan Pura Mangkunegaran, yang dahulu berjajar toko-toko elektronik kurang tertata serta terdapat pasar antik triwindu . Kawasan ini sejak tahun 2009 telah di sulap menjadi suatu tempat yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Dengan ditatanya toko2 dan direhabnya pasar antik triwindu dengan bangunan etnik yang sekarang berubah nama menjadi pasar  antik windujenar.Di sebelah kiri kanan JL Diponegoro di kawasan ngarsopuro tersebut tampak sangat nikmat untuk pejalan kaki tempat bercengkrama karen di trotoar tersebut dipasang paving ,tempat duduk dan berbagai patung serta lukisan menghiasi area tersebut. Pada setiap malam libur area tersebut menjadi semakin semarak dan menarik untuk dikunjungi karena terdapat night market yang menjual berbagai barang souvenir khas Kota Solo.

  
Suasana di kawasan pasar malam kerajinan 'Ngarsopuro" di Solo


 
Salah satu poster yang terdapat di 'night market' Ngarsopuro, pasar malam kerajinan di Solo

 


persis di depan gerbang KERATON MANGKUNEGARAN


malam-malam biasa pun tetap ramai. Diisi dengan beberapa remaja yang bermain di kawasan ini. Ada yang melepas lelah setelah bekerja. Ada yang kumpul bareng teman-teman se-club se-hobi dan lainnya. Anda pun juga bisa meramaikannya di sini. Bisa duduk-duduk di pinggir jalan sambil menikmati malam di kota Solo, serta menikmati cahaya lampu yang indah di pasar Ngarsopuro.
 

1.1    LATAR BELAKANG

Identitas sebagai Kota Budaya sangat akrab dan melekat lama di Kota Solo. Upaya pelestarian tentu saja menjadi kehendak seluruh warga Kota Solo. Sebab pelestarian warisan pusaka sebagai tanda proses perubahan serta perkembangan kota yang terjadi secara alamiah. Secara berurutan tanpa harus kehilangan masa lalu yang dapat dijadikan cermin untuk pembangunan masa depan.  Strategi pengelolaan kota  yang terarah dan bersinambung dimaksudkan sebagai piranti lunak untuk menjalankan fungsi pengarahan dan fungsi kontrol bagi laju pembangunan cepat tersebut.
Kawasan Ngarsapura di sepanjang Jl. Diponegoro yang menghubungkan antara citywalk Jl. Slamet Riyadi dengan Kompleks Mangkunegaran diharapkan mampu menjadi salah satu kawasan wisata, ekonomi, dan seni bagi kota Surakarta. Kawasan ini bisa menjadi pusat kegiatan baru (node) bagi aktivitas sosial, ekonomi, dan seni-budaya untuk kebutuhan masyarakat Solo.
Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) adalah panduan rancang bangun suatu lingkungan/kawasan yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan, serta memuat materi pokok ketentuan program bangunan dan lingkungan rencana umum dan panduan rancangan, rencana investasi, ketentuan pengendalain rencana, dan pedoman pengendalian pelaksanaan pengembangan lingkungan/kawasan. RTBL akan menjadi pedoman perancangan kawasan dan arahan rancangan bangunan serta lingkungan untuk mewujudkan kawasan yang tertata.

1.2    ARTI PENTING KAWASAN NGARSAPURA
Kontribusi kawasan Ngarsapura terhadap kota Surakarta dipengaruhi oleh tata letak kawasan yang berada dalam simpul-simpul ekonomi dan pergerakan kota, dengan dilatarbelakangi komplek Kraton Mangkunegaran. Arti penting penyusunan RTBL Kawasan Ngarsapura sbb:

1. Kawasan Ngarasapura terletak di pusat kota Surakarta dengan mengemban fungsi pelayanan

    jasa dan perdagangan yang bersifat sekunder (kawasan sekitar kota Surakarta).

2. Jaringan jalan di Kawasan Ngarsapura menjadi bagian yang penting dari sistem pergerakan

    kota, karena berakses langsung kepada citywalk di Jl. Slamet Riyadi.

3. Intensitas kegiatan ekonomi di Jalan Diponegoro sangat tinggi, dengan keberadaan fungsi

    perdagangan, jasa, pendidikan, dan perumahan.

4. Komplek Keraton Mangkunegaran di sisi utara Jl. Ronggowarsito menjadi pusat kegiatan

    budaya, menjadi datum dan simbol yang layak untuk dipertahankan keberadaannya.

5. Pasar Triwindu di sisi timur Jl. Diponegoro saat ini menjadi pusat perdagangan barang-barang

    antik maupun produk repro bernuansa antik.

6. Diperlukan upaya untuk memadukan kepentingan peningkatan kenyamanan pejalan kaki serta

    pemantapan citra kawasan citywalk.

7. Kawasan Ngarsapura merupakan kawasan dengan dinamika yang tinggi, khususnya kegiatan

    perdagangan, jasa, pemukiman, dan perdagangan. Masing-masing kegiatan berupaya

    mengambil  orientasi utama pada jalan-jalan utama di Ngarsapura.

Penyusunan RTBL untuk kawasan Ngarsapura dapat menjadikan pembangunan lebih terarah dan terkonsep.

1.3    TUJUAN, SASARAN, DAN MANFAAT PERENCANAAN

1.3.1    Tujuan

RTBL Kawasan Ngarsapura mempunyai maksud untuk menyediakan instrumen penataan ruang yang dapat berfungsi mengarahkan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan mendatang.

1. Mewujudkan bangunan dan lingkungan sebagai wujud struktural pemanfaatan ruang yang

    fungsional, aman, nyaman, sehat, seimbang, selaras, dan serasi dengan lingkungannya, serta

    berjati-diri atau beridentitas.

2. Mewujudkan kemakmuran rakyat, mencegah dan menanggulangi dampak negatif terhadap

    lingkungan alam, lingkungan buatan dan sosial.

3. Mewujudkan panduan untuk penataanbangunan dan lingkungan sebagai upaya

    komprehensif dan keterpaduan dari kegiatan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian

    sebagai wujud pemanfaatan ruang dalam bentuk yang terukur multi dimensi, bangunan dan

    lingkungannya.

1.3.2    Sasaran
Sasaran yang dicapai dari Penyusunan RTBL Kawasan Ngarsapura adalah sbb:

1.  Menghasilkan konsep dan acuan pelaksanaan pembangunan fisik dan lingkungan Kawasan

     Ngarsapura dalam bentuk RTBL untuk kawasan Ngarsapura guna menunjang sektor-sektor

     unggulan kawasan (pariwisata dan perekonomian) dan pengendalian pembangunan kawasan.

2. Menata pola pembangunan fisik dan lingkungan Kawasan Ngarsapura yang terkonsep dan

    terarah serta berkesinambungan, melalui desain perencanaan dan pedoman pelaksanaan.

1.3.3    Manfaat

Manfaat yang diperoleh melalui kegiatan RTBL Kawasan Ngarsapura adalah sbb:

1. Mewujudkan pelaksanaan pembangunan fisik dan lingkungan yang terkonsep, terarah dan

    berwawasan lingkungan;

2. Mewujudkan kawasan dengan penataan bangunan dan lingkungan yang terkonsep, terarah

    dan berwawasan lingkungan;

3. Mewujudkan bangunan dan lingkungan sebagai wujud struktural pemanfaatan ruang yang

   fungsional, aman, nyaman, sehat, seimbang, selaras, dan serasi dengan lingkungannya;

4. Mewujudkan keseimbangan lingkungan hidup, keamanan, keselamatan dan kesehatan serta

    kemudahan masyarakat umum secara berkelanjutan.

Copyright © 2018 DISHUBKOMINFO KOTA SURAKARTA · All Rights Reserved